Banjir Bandang Tiga Desa di Bolaang Mongondow, Tetty Paruntu Tugaskan Ketua DPRD Sulhan Manggabarani Salurkan Ratusan Paket Sembako

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:44 WIB
Ketua DPRD Bolaang Mongondow, Sulhan Manggabarani, menyalurkan ratusan paket sembako ke tiga desa terdampak banjir bandang.

BOLAANG MONGONDOW — Bupati Bolaang Mongondow, Tetty Paruntu, sapaan akrabnya, mengambil langkah cepat dengan menugaskan jajaran legislatif untuk menangani dampak banjir bandang di wilayahnya. Ia memerintahkan Ketua DPRD setempat, Sulhan Manggabarani, untuk turun langsung ke lokasi bencana dan memastikan bantuan tiba di tangan korban.

Ratusan Paket Sembako Langsung Disalurkan ke Tiga Desa Terdampak

Dalam kunjungannya, Sulhan Manggabarani membawa serta ratusan paket sembako dan berbagai kebutuhan dasar lainnya. Bantuan ini disalurkan secara langsung kepada warga di tiga desa yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang.

“Kami turun langsung untuk memastikan bantuan dari Ibu Bupati sampai tepat sasaran. Kondisi di lapangan memang memprihatinkan, banyak rumah warga yang terendam,” ujar Sulhan saat meninjau lokasi.

Langkah Responsif Pemkab Bolmong di Tengah Bencana

Penugasan ini menunjukkan respons cepat Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam menangani bencana alam. Alih-alih hanya mengandalkan birokrasi, Tetty Paruntu memilih untuk mengerahkan pimpinan DPRD sebagai ujung tombak distribusi bantuan.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk mempercepat penyaluran logistik di wilayah yang aksesnya mungkin terhambat akibat banjir. Bantuan yang dibawa meliputi bahan makanan pokok dan perlengkapan darurat lainnya.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Warga Terdampak?

Hingga berita ini diturunkan, tim dari DPRD bersama dinas terkait masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan distribusi bantuan tahap lanjutan. Pemerintah daerah berjanji akan terus memantau kondisi warga dan memastikan pasokan logistik mencukupi selama masa tanggap darurat.

Warga berharap bantuan tidak berhenti pada paket sembako, melainkan juga mencakup perbaikan infrastruktur dasar yang rusak akibat terjangan banjir bandang. Pemkab Bolmong sendiri belum merilis data pasti jumlah warga yang mengungsi.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top