SULAWESI UTARA — Komitmen tersebut disampaikan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir usai bertemu Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (16/5). Erick mengungkapkan bahwa Presiden memberikan lampu hijau untuk seluruh agenda PSSI demi mematangkan skuad Garuda.
"Bapak Presiden bilang, 'Pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional, apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan bulan September, ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan'," kata Erick menirukan pernyataan Prabowo.
Erick menambahkan bahwa dukungan ini bersifat berkelanjutan. Pemerintah tidak hanya memberikan suntikan moral, tetapi juga komitmen jangka panjang untuk memastikan program pembinaan berjalan tanpa hambatan.
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, menyambut antusias dukungan dari kepala negara. Ia menilai Presiden Prabowo memiliki visi yang sama dengan mimpi besar seluruh rakyat Indonesia untuk berlaga di panggung dunia.
“Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan, dan beliau adalah salah satunya. Beliau adalah salah satu dari 280 juta orang yang ingin kami lolos ke Piala Dunia 2030,” ujar Herdman.
Menurut Herdman, kecintaan mendalam Presiden terhadap sepak bola nasional menjadi energi tambahan bagi tim pelatih dan pemain. Ia menegaskan bahwa target utama saat ini tidak lain adalah mengamankan tiket kelayakan menuju Piala Dunia 2030.
Herdman meyakini pencapaian target tersebut akan membawa dampak positif yang sangat masif. Bukan sekadar prestasi olahraga, ia menyebut keberhasilan ini bisa mengubah peta sejarah sepak bola Indonesia secara permanen.
Langkah strategis pemerintah dan PSSI ini diharapkan mematangkan kesiapan timnas sebelum memulai perjuangan pada babak kualifikasi yang dijadwalkan bergulir September tahun depan. Dukungan penuh dari Presiden Prabowo menjadi modal berharga bagi skuad Garuda untuk mewujudkan mimpi yang sudah lama dinantikan publik sepak bola Tanah Air.