KOTAMOBAGU — Sebanyak 150 paket sembako dibagikan secara langsung kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Bolaang Mongondow Utara. Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem yang menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah.
Momentum Hari Lahir Pancasila untuk Berbagi
Manager PLN UP3 Kotamobagu, Fadly M. Mokoginta, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial. Peringatan Hari Lahir Pancasila, menurutnya, harus diisi dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.
"Ini wujud kepedulian kami kepada sesama, khususnya saudara-saudara kita yang masih berada dalam kategori miskin ekstrem," ujar Fadly dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Paket Sembako untuk 150 Keluarga di Bolmut
Paket sembako yang disalurkan berisi bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan dapur lainnya. Penyaluran dilakukan secara door-to-door di beberapa desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Fadly menambahkan bahwa data penerima bantuan telah diverifikasi melalui koordinasi dengan pemerintah desa setempat. Hal ini dilakukan agar bantuan tidak tumpang tindih dengan program sosial lainnya.
PLN dan Komitmen Sosial di Sulawesi Utara
Kegiatan ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh PLN UP3 Kotamobagu. Sepanjang tahun 2025, unit layanan ini telah beberapa kali menggelar aksi sosial serupa, terutama di daerah-daerah terpencil yang masuk dalam wilayah kerjanya.
Selain sembako, PLN juga kerap memberikan bantuan berupa perbaikan instalasi listrik rumah tidak mampu dan penyediaan sambungan listrik gratis bagi warga prasejahtera.
Penyaluran bantuan di Bolmut ini diharapkan dapat meringankan beban warga miskin ekstrem di tengah fluktuasi harga bahan pokok. PLN UP3 Kotamobagu berkomitmen untuk melanjutkan program serupa secara berkala.