Bareskrim Polri Musnahkan Ribuan Kilogram Bawang Impor Ilegal Hasil Selundupan dari Jalur Tikus Perbatasan Malaysia

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:31 WIB
Bareskrim Polri memusnahkan ribuan kilogram bawang impor ilegal hasil penyelundupan dari jalur tikus perbatasan Malaysia.

MANADO — Pemusnahan barang bukti ribuan kilogram bawang impor ilegal hasil penyelundupan dari jalur tikus perbatasan Malaysia dilakukan oleh Bareskrim Polri bersama instansi terkait. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap praktik penyelundupan yang merugikan negara dan petani lokal.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus dugaan penyelundupan bawang dari berbagai negara. Komoditas ilegal ini diduga masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur tidak resmi di perbatasan, khususnya di sekitar perairan dan daratan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Ribuan Kilogram Bawang Ilegal Dimusnahkan di Depan Petugas

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar atau dihancurkan di lokasi yang telah ditentukan. Langkah ini diambil untuk memastikan barang bukti tidak dapat kembali beredar di pasaran dan merugikan petani bawang lokal.

Pemusnahan disaksikan langsung oleh perwakilan dari Bareskrim Polri, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya. Mereka menegaskan komitmen untuk terus memberantas jalur penyelundupan yang merugikan perekonomian daerah.

Modus Penyelundupan: Jalur Tikus di Perbatasan Darat dan Laut

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyelundupan bawang impor ini dilakukan melalui jalur tikus di perbatasan, baik melalui jalur darat di wilayah perbatasan maupun melalui pelabuhan-pelabuhan kecil yang tidak terawasi. Modus ini kerap digunakan untuk menghindari bea masuk dan pengawasan karantina.

Bawang ilegal tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah pasar di Sulawesi Utara dan daerah sekitarnya. Praktik ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan pajak, tetapi juga menekan harga bawang lokal karena persaingan harga yang tidak sehat.

Kerugian Negara dan Dampak bagi Petani Lokal

Pemusnahan barang bukti ini menjadi sinyal tegas bahwa aparat penegak hukum tidak akan mentolerir praktik penyelundupan. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku di balik penyelundupan ribuan kilogram bawang ilegal tersebut.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top