Daihatsu Gelar SMK Skill Contest ke-9 di Sulawesi Utara, Wadah Vokasi Otomotif bagi Siswa dan Guru

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Senin, 22 Juni 2026 | 14:55:01 WIB
Peserta SMK Skill Contest ke-9 menunjukkan kemampuan teknis otomotif di Sulawesi Utara.

MANADO — Daihatsu menggelar SMK Skill Contest ke-9 sebagai ajang vokasi otomotif nasional bagi siswa dan guru SMK di Sulawesi Utara. Program ini menguji skill teknis, memperkuat link and match industri, serta mendukung beasiswa ASTRAtech.

Kompetisi yang Mengukur Kemampuan Teknis Otomotif

SMK Skill Contest ke-9 menjadi wadah bagi generasi vokasi untuk menunjukkan kompetensi di bidang otomotif. Para peserta dari berbagai SMK di Sulawesi Utara bersaing dalam serangkaian ujian praktik yang dirancang sesuai standar industri.

Daihatsu menyebut ajang ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mencetak tenaga kerja terampil. Program ini juga menjadi jembatan antara kurikulum sekolah dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kompetisi ini, Daihatsu mendorong terciptanya sinergi antara SMK dan industri otomotif. Para siswa dan guru tidak hanya diuji, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang teknologi dan proses kerja terbaru di bengkel resmi maupun pabrik.

Program ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan beasiswa ASTRAtech. Beasiswa tersebut ditujukan bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di bidang teknik otomotif.

Dukungan bagi Generasi Vokasi Nasional

SMK Skill Contest ke-9 merupakan agenda tahunan yang terus dikembangkan Daihatsu. Perusahaan menilai bahwa kompetisi ini penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia di sektor otomotif.

“Kami ingin memastikan lulusan SMK siap kerja dan mampu bersaing di industri. Ajang ini adalah salah satu caranya,” ujar perwakilan Daihatsu dalam keterangan resmi yang diterima di Manado, baru-baru ini.

Dengan adanya program ini, Daihatsu berharap semakin banyak generasi muda di Sulawesi Utara yang tertarik menekuni bidang otomotif. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran vokasi.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top