SULAWESI UTARA — PT PLN (Persero) memangkas separuh biaya penyambungan tambah daya listrik lewat Program Energi Berdikari yang berlangsung 22 Oktober hingga 4 November 2026. Diskon ini menyasar pelanggan rumah tangga dan usaha kecil yang ingin menaikkan kapasitas listrik tanpa mengeluarkan biaya penuh.
Program Energi Berdikari digelar untuk memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Lewat program itu, pelanggan tegangan rendah satu fasa bisa menambah daya hingga 7.700 VA dengan biaya setengah dari harga normal. Pengajuan dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M Fahrur Rozy, menyebut program ini sebagai jalan pintas bagi pelanggan yang butuh kapasitas listrik lebih besar. "Melalui Program Energi Berdikari, kami ingin memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhan masing-masing," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (24/10).
Diskon ditujukan bagi pelanggan dengan daya awal 450 VA sampai 5.500 VA. Syaratnya, pelanggan sudah terdaftar sebelum 1 Oktober 2026 dan telah melunasi seluruh tagihan listrik serta kewajiban lain.
Hematnya cukup besar. Pelanggan dengan daya awal 450 VA yang menambah daya menjadi 7.700 VA hanya perlu membayar Rp 3.512.625, turun dari harga normal Rp 7.025.250. Khusus pelanggan pascabayar, uang jaminan langganan (UJL) bisa dicicil hingga 12 kali.
E-voucher diskon didapat dengan minimal satu kali transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik lewat PLN Mobile selama periode program. Setiap akun PLN Mobile berhak atas maksimal empat e-voucher.
Satu e-voucher hanya berlaku untuk satu transaksi tambah daya pada setiap ID pelanggan. Artinya, voucher tidak bisa ditumpuk untuk satu permohonan yang sama.
Promo ini punya sejumlah pengecualian. Tambah daya yang disertai perubahan jaringan distribusi, perubahan fasa, perubahan tarif, atau perubahan jenis layanan tidak masuk cakupan diskon. Program juga tidak bisa digabung dengan keringanan biaya penyambungan lainnya.
Rozy berharap masyarakat memanfaatkan periode diskon sebelum 4 November 2026. "Dengan kapasitas listrik yang sesuai, kami berharap aktivitas rumah tangga maupun usaha dapat berjalan lebih lancar dan produktif," katanya.
Bagi PLN, program ini sekaligus menjaga permintaan layanan tambah daya tetap bergerak di tengah tekanan daya beli. Pelanggan yang selama ini menunda penambahan kapasitas karena biaya kini punya alasan untuk mengajukan lebih cepat.