KOTAMOBAGU — Ratusan warga dan pelajar memadati Lapangan Mini Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin malam (15/06/2026), mengikuti pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang digelar Nahdlatul Ulama (NU) ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 200 peserta, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, pengurus NU, hingga tokoh agama.
Pengamanan Terbuka dan Tertutup di Sepanjang Rute
Polres Kotamobagu menerjunkan personel gabungan dari Polsek jajaran untuk mengamankan rute pawai. Langkah ini didasarkan pada Surat Perintah Kapolres Kotamobagu Nomor: Sprint/492/VI/PAM.3.3/2026 tertanggal 15 Juni 2026.
Personel ditempatkan secara terbuka dan tertutup di sepanjang jalur yang dilintasi rombongan. Strategi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama pawai berlangsung.
Atur Lalu Lintas di Titik Rawan Macet
Selain mengamankan peserta, personel di lapangan juga aktif mengatur arus lalu lintas pada sejumlah persimpangan dan ruas jalan utama yang dilintasi rombongan. Pengaturan ini diterapkan untuk meminimalisir kemacetan serta mencegah kecelakaan bagi pengguna jalan lain.
Humas Polres Kotamobagu menyatakan kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan publik. Pengamanan tidak hanya difokuskan di titik pusat kegiatan, tetapi juga mencakup mobilitas peserta di sepanjang jalur pawai.
Masyarakat Apresiasi Kehadiran Polisi
Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kotamobagu dilaporkan aman dan terkendali. Masyarakat menyambut baik kehadiran pihak kepolisian yang dinilai membantu menciptakan ketertiban selama perayaan berlangsung.
Langkah proaktif Polres Kotamobagu ini diharapkan dapat menjadi standar pengamanan untuk kegiatan keagamaan serupa di masa mendatang, demi terciptanya harmonisasi dan kedamaian di wilayah Kotamobagu.