SULAWESI UTARA — Platform prosesor Intel Razor Lake-AX diklaim mampu menghasilkan komputasi AI hingga 700 TOPS, hampir empat kali lipat dari 180 TOPS milik Panther Lake. Chip yang menyasar segmen komputasi berat seperti AI dan robotika ini dijadwalkan hadir pada 2028, lebih lambat dari rencana awal 2027. Klaim performa tersebut disampaikan jajaran eksekutif Intel dalam sebuah forum industri di Korea Selatan.
Cho Min-sung, Senior Vice President Intel, memaparkan angka 700 TOPS itu dalam acara bertajuk Semiconductors Powering Humanoids di Korea Selatan. Paparan tersebut menempatkan Razor Lake-AX sebagai salah satu platform dengan klaim performa AI tertinggi dalam roadmap konsumen Intel.
Konfigurasi GPU Xe3: 16 dan 32 Core
Razor Lake-AX disebut mengandalkan GPU terintegrasi berbasis arsitektur Xe3 dengan dua pilihan konfigurasi, yakni 16 core dan 32 core. Varian tertinggi berpotensi menawarkan performa grafis hampir tiga kali lipat dibanding Intel Arc B390.
Untuk menopang angka tersebut, Intel diperkirakan memakai desain chip berukuran besar dengan luas GPU sekitar 162,84 mm². Memori LPDDR5X atau LPDDR6 juga disebut bakal ditanam dalam satu paket bersama prosesor, langkah yang dapat menaikkan bandwidth memori sekaligus melayani beban komputasi AI yang intensif.
Posisi Razor Lake-AX di Roadmap Intel
Dalam peta jalan prosesor konsumen Intel, Razor Lake diposisikan sebagai penerus Nova Lake. Varian berakhiran "AX" mengambil jalur berbeda: fokusnya komputasi berperforma tinggi, terutama AI, bukan prosesor desktop atau laptop biasa.
Intel sempat mempertimbangkan seri ini untuk Nova Lake yang sedianya rilis 2027. Rencana itu kabarnya mundur ke 2028, sehingga Razor Lake-AX baru masuk pasar dua tahun lagi.
Teknologi Packaging hingga Paket BGA-4326
Intel kemungkinan menggunakan teknologi packaging EMIB dan Foveros 3D pada platform ini. Prosesor tersebut juga disebut memakai paket BGA-4326 dengan 4.326 pin, mirip lini prosesor server Xeon.
Kombinasi packaging canggih dan jumlah pin besar mengisyaratkan Razor Lake-AX memang dirancang untuk menanggung beban kerja yang lebih dekat ke kelas server ketimbang chip konsumen biasa. Sayangnya, seluruh informasi ini masih berupa laporan awal dan belum dikonfirmasi resmi oleh Intel.
Dampak ke Pasar Komputasi AI
Klaim 700 TOPS menempatkan Razor Lake-AX jauh di atas Panther Lake yang berada di kisaran 180 TOPS. Lompatan hampir empat kali lipat itu relevan bagi pengembangan aplikasi AI lokal, mulai dari inferensi model bahasa hingga sistem robotika yang butuh pemrosesan cepat di perangkat.
Bagi pelaku bisnis digital dan investor, sinyal ini menunjukkan Intel serius menggarap segmen edge AI yang selama ini banyak diisi pemain lain. Namun jadwal 2028 membuat dampaknya ke pasar Indonesia baru akan terasa beberapa tahun ke depan, menunggu ketersediaan perangkat dan dukungan ekosistem software.