TUTUYAN — Kegiatan Green Policing di Hutan Bakau Desa Tutuyan III dibuka langsung oleh Kapolres Boltim bersama Wakapolres dan sejumlah pejabat utama. Selain aparat kepolisian, hadir Sangadi Tutuyan III Imran Pakaya dan warga nelayan yang sehari-hari bergantung pada kawasan pesisir tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Kapolres Boltim membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat nelayan. Masukan dari warga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat pesisir.
Apa Itu Program Green Policing
Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang mengintegrasikan pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan upaya perlindungan lingkungan hidup. Program ini juga menyasar pencegahan bencana ekologis di wilayah pesisir.
Melalui pendekatan tersebut, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran bersama. Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Peran Strategis Hutan Bakau bagi Nelayan Tutuyan
Hutan bakau di kawasan pesisir memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Vegetasi ini menahan abrasi sekaligus menjadi habitat bagi berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat nelayan.
Karena itu, pelestariannya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan sumber penghidupan warga pesisir. Kerusakan hutan bakau berpotensi mengancam penghasilan nelayan yang menggantungkan hidup dari laut sekitar.
Jajaran Polres Boltim yang Terlibat
Kegiatan ini turut dihadiri Kabag Log Kompol Berty Titawael, Kabag SDM AKP Irfandy Mokodongan, Kasat Lantas Iptu Douglas Tatontos, Kasiwas AKP Albert Korengkeng, dan Kasat Binmas Iptu Akhmad Asyari. Hadir pula Kasat Samapta IPTU Eko Ferianto, Kapolsek Tutuyan Ipda Hardly C. Londong, Kbo Intelakm Ipda Franky Koloba, Kasie Propam Ipda Oktavianus Tande, serta Sangadi Tutuyan III Imran Pakaya.
Kapolres Boltim bersama jajaran dan masyarakat nelayan Desa Tutuyan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Sinergi Polri dan Warga Pesisir ke Depan
Polres Boltim mendorong terbangunnya kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam melalui program Green Policing. Sinergi dengan masyarakat nelayan diperkuat agar lingkungan pesisir tetap aman, sehat, dan berkelanjutan.
Bagi warga Tutuyan, keberlanjutan hutan bakau berkaitan langsung dengan penghidupan mereka sebagai nelayan. Pelibatan masyarakat dalam kegiatan kepolisian seperti ini menjadi modal menjaga kawasan pesisir dari tekanan abrasi dan kerusakan ekosistem.