Pencarian

Ukraina Setop Serangan Kilang Minyak Rusia, Ini Pemicunya

Jumat, 30 Oktober 2026 • 08:34:01 WIB
Ukraina Setop Serangan Kilang Minyak Rusia, Ini Pemicunya
Ukraina menghentikan sementara serangan drone jarak jauh ke kilang minyak Rusia sejak pertengahan Oktober.

SULAWESI UTARA — Ukraina menghentikan sementara serangan drone jarak jauh ke kilang minyak Rusia sejak pertengahan Oktober, setelah tekanan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkat. Penghentian tidak resmi ini diperkirakan berlangsung hingga setelah pemilihan paruh waktu AS dan bisa berlanjut sampai November. Keputusan itu muncul di tengah upaya baru menghidupkan pembicaraan damai yang didukung AS.

Paragraf pembuka: Unit-unit Ukraina yang menjalankan misi serangan jarak jauh menerima instruksi penghentian kampanye terhadap kilang minyak Rusia pada pertengahan Oktober. Instruksi diberikan setelah misi yang sedang berjalan rampung, dan sifatnya tidak resmi. Laporan Wall Street Journal menyebut penghentian itu berkaitan langsung dengan tekanan dari Gedung Putih.

Mengapa Trump Menekan Ukraina

Trump semakin frustrasi dengan serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia. Pemicunya, harga solar dunia menembus rekor tertinggi saat serangan terus berlangsung, sehingga pasokan bahan bakar global ikut terganggu.

Ketegangan itu memperburuk hubungan Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam beberapa pekan terakhir. Ukraina sempat menolak menghentikan serangan, dengan alasan kampanye drone jarak jauh adalah satu-satunya respons yang layak atas pemboman Rusia yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Penolakan itu mendorong Trump mengambil langkah balasan. Ia mengumumkan kesepakatan pembelian solar dari Moskow dan mencabut sanksi terhadap Rusia, sebuah langkah yang dimungkinkan lewat undang-undang yang ia tandatangani pada September.

Rusia Justru Meningkatkan Serangan

Di sisi lain, Rusia tidak mengendurkan tekanan. Serangan terhadap infrastruktur energi dan sipil Ukraina justru meningkat saat kampanye drone Ukraina berhenti sementara.

Perkembangan ini menempatkan Ukraina pada posisi sulit. Di satu sisi, Kyiv butuh menjaga hubungan dengan Washington sebagai pemasok utama bantuan militer. Di sisi lain, menghentikan serangan berarti melepas satu-satunya instrumen yang dinilai efektif menekan mesin perang Rusia.

Kapan Serangan Bisa Berlanjut

Penghentian tidak resmi ini diperkirakan bertahan hingga setelah pemilihan paruh waktu AS. Laporan tersebut menyebut jeda bisa berlanjut lebih lama hingga November, bergantung pada arah pembicaraan damai yang didukung AS.

Upaya menghidupkan kembali negosiasi damai menjadi latar utama jeda ini. Konflik Rusia-Ukraina tercatat sebagai perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II, sehingga setiap perubahan sikap militer berdampak langsung pada peta diplomasi.

Penutup: Bagi pasar energi, jeda serangan Ukraina memberi ruang napas sementara pada pasokan dan harga minyak global, terutama solar. Namun risiko kembali meningkat begitu pembicaraan damai tidak menemukan titik temu, karena Rusia terbukti tidak mengurangi intensitas serangannya.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks