Pencarian

Kemenag Sulut Lantik 25 Kepala KUA se-Sulawesi Utara, Kakanwil Tegaskan Integritas dan Inovasi

Jumat, 04 September 2026 • 08:36:01 WIB
Kemenag Sulut Lantik 25 Kepala KUA se-Sulawesi Utara, Kakanwil Tegaskan Integritas dan Inovasi
Pelantikan 25 Kepala KUA se-Sulawesi Utara berlangsung di Manado, Kamis.

MANADO — Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara melantik 25 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Sulawesi Utara di Manado, Kamis. Kepala Kemenag Sulut Ulyas Taha menegaskan para pejabat baru itu wajib menjaga integritas dan menghadirkan inovasi, karena KUA menjadi ujung tombak pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

MANADO — Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara resmi melantik dan mengambil sumpah 25 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Sulawesi Utara di Manado, Kamis. Dalam arahannya, Kepala Kemenag Sulut Ulyas Taha menekankan penguatan integritas dan inovasi agar pelayanan keagamaan kepada umat berjalan optimal.

Ulyas menyebut Surat Keputusan (SK) kepala KUA berlaku selama empat tahun, kecuali terdapat situasi khusus seperti promosi maupun pemberian sanksi. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu memperkuat peran KUA sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat.

Tugas Pokok Kepala KUA: Tetap Penghulu

Ulyas mengingatkan bahwa jabatan kepala KUA merupakan tugas tambahan, sedangkan tugas pokok pejabat tersebut adalah penghulu. Karena itu, para kepala KUA diminta menyadari peran utamanya sekaligus menjalankan amanah tambahan sebagai pimpinan KUA secara inovatif dan bertanggung jawab.

“Lakukan inovasi dan bertanggung jawab, ketika ada rotasi atau promosi, bawa hal-hal baik dari kantor lama ke kantor baru dan perbaiki kekurangan yang ada,” ujarnya. Yang baik dipertahankan dan ditingkatkan, sementara yang kurang diperbaiki.

Kedekatan Perorangan Tak Boleh Jadi Ukuran Organisasi

Dalam pelantikan itu, Ulyas juga menekankan profesionalisme dalam penempatan dan pelaksanaan tugas. Menurutnya, kedekatan perorangan tidak boleh menjadi ukuran dalam menjalankan organisasi. “Kita membutuhkan manajemen administrasi, bukan hanya perasaan kedekatan,” tegasnya.

Ulyas meminta pengawasan dari Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota melalui Kepala Seksi Bimas Islam diperkuat. Hal ini dinilai penting karena tantangan yang dihadapi KUA cukup kompleks, sehingga dibutuhkan aparatur yang profesional, responsif, dan memiliki kemampuan manajerial yang baik.

Pesan Penting: Jangan Curhat Masalah Internal ke Medsos

Ulyas mengingatkan agar persoalan internal tidak disampaikan sembarangan melalui media sosial. Kritik dan evaluasi, kata dia, harus menjadi bagian dari perbaikan organisasi, bukan bahan untuk mempermalukan institusi di ruang publik.

“Jangan mengeluh atau mengunggah kekurangan di media sosial. Kita harus membangun budaya kerja yang solutif,” katanya. Ia menegaskan, para pejabat yang baru dilantik tidak perlu merasa sebagai orang baru karena telah memiliki pengalaman dan kompetensi melalui formasi penghulu.

78 KUA di Sulut Menunggu Penguatan Pelayanan

Kemenag Sulut mencatat saat ini terdapat 78 KUA di provinsi itu. Ulyas menyampaikan rasa syukur atas pengakuan terhadap eksistensi KUA dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada umat. Ia menambahkan, Kanwil Kemenag Sulut terus berupaya memberikan fasilitas serta melakukan berbagai perbaikan untuk mendukung optimalisasi pelayanan KUA.

Hadir sebagai saksi pelantikan, Kabag Tata Usaha H Basri Saenong dan Kabid Bimas Islam Samsudin Pulu, bersama para pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Sulut serta sejumlah Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota atau yang mewakili.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks