Pencarian

Elon Musk Vs Chess.com: Bos X Kembali Berseteru Soal Catur

Selasa, 08 September 2026 • 13:33:31 WIB
Elon Musk Vs Chess.com: Bos X Kembali Berseteru Soal Catur
Elon Musk kembali berseteru dengan Chess.com melalui perdebatan soal masa depan catur di era kecerdasan buatan.

SULAWESI UTARA — Perseteruan antara Elon Musk dan Chess.com kembali memanas. Kali ini, pendiri Tesla dan SpaceX itu berdebat sengit dengan admin platform catur daring tersebut perihal masa depan permainan catur di era kecerdasan buatan (AI). Perdebatan yang berlangsung sekitar 24 jam itu berakhir dengan ejekan yang menyebut lawan bicaranya sebagai "magang random".

Akar Masalah: Klaim Catur Akan Terpecahkan

Semuanya berawal dari sebuah unggahan viral yang menjelaskan betapa cepatnya percabangan langkah catur berkembang dari posisi awal. Musk membalas dengan pandangan bahwa jumlah kemungkinan langkah itu sebenarnya "sangat sedikit". Ia pun percaya catur suatu hari nanti akan terpecahkan sepenuhnya oleh AI.

Chess.com, yang pada 2022 pernah menerbitkan artikel berjudul "Mengapa Elon Musk tidak, dan tidak bisa, bermain catur", langsung merespons dengan nada sinis. "Masalah keterampilan (skill issue)," tulis admin akun tersebut.

Baku Sindir: Dari Atom Semesta hingga "Magang Random"

Musk membalas dengan argumen bahwa catur memang sulit bagi manusia, tetapi tidak bagi komputer. "Antara sekarang dan nanti, atau bahkan setelahnya, bersenang-senanglah. Banyak orang menikmati berbagai permainan/olahraga di mana mesin jauh lebih unggul," ujarnya.

Chess.com kembali memposting ulang tanggapan Musk dengan menambahkan konteks: jumlah kemungkinan permainan catur lebih banyak daripada atom di alam semesta yang dapat diamati. "Untuk menyelesaikan catur, Anda harus memetakan semuanya. Semoga berhasil," balas situs tersebut.

Musk tidak tinggal diam. Ia mengoreksi klaim itu dengan menyebut semua posisi catur yang sah sekitar 40 orde magnitudo lebih kecil daripada perkiraan jumlah atom di alam semesta. Menurutnya, kecerdasan buatan super akan menemukan cara baru untuk menyelesaikan permainan tersebut.

Tanggapan Chess.com yang Memicu Kekesalan

Di akhir cuitannya, Musk meluapkan kekesalannya dengan menyebut ia sedang berdebat dengan "seorang magang random di situs web catur". Chess.com merespons dengan cepat dan mengklarifikasi bahwa admin yang menanganinya adalah pekerja penuh waktu.

Platform catur itu pun menambahkan sindiran tentang kecepatan balasan Musk. "Bahkan teman-teman saya pun tidak membalas pesan saya secepat itu," tulisnya.

Konteks Perseteruan Lama

Ini bukan kali pertama Musk berselisih dengan Chess.com. Pada 2022, platform tersebut menerbitkan analisis mendalam yang menyimpulkan bahwa pendiri Neuralink itu tidak bisa bermain catur. Artikel sepanjang 1.000 kata itu menjadi salah satu konten paling banyak dibahas di kalangan komunitas catur daring.

Perseteruan terbaru ini kembali menyoroti bagaimana Musk kerap terlibat debat publik dengan akun institusi, sebuah pola yang juga terlihat dalam interaksinya dengan regulator dan media. Bagi pengamat industri teknologi, perdebatan ini menunjukkan obsesi Musk terhadap batas kemampuan AI yang kerap berbenturan dengan realitas teknis di lapangan.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks