Pencarian

IHSG Turun 0,13% Sepekan, MKNT Melonjak 190,91% dan AIMS Naik 125,96%

Sabtu, 07 November 2026 • 08:34:31 WIB
IHSG Turun 0,13% Sepekan, MKNT Melonjak 190,91% dan AIMS Naik 125,96%
Saham MKNT memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 190,91% dalam sepekan setelah suspensi dicabut BEI.

SULAWESI UTARA — Saham PT Remitra Global International Tbk (MKNT) menguat 190,91% dalam sepekan ke level Rp32, memimpin daftar top gainers meski IHSG tertekan 0,13%. Reli MKNT berlanjut setelah Bursa Efek Indonesia mencabut suspensi yang berlangsung lebih dari dua tahun. Di urutan kedua, PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) melejit 125,96% ke Rp1.175.

Bursa Efek Indonesia mencatat sejumlah saham tetap mencetak kenaikan signifikan pada pekan yang sama ketika Indeks Harga Saham Gabungan bergerak di zona negatif. Pelemahan indeks sebesar 0,13% tidak menghapus laju sejumlah emiten yang justru mencatat lonjakan harga luar biasa, dengan MKNT dan AIMS sebagai dua nama teratas.

MKNT Memperpanjang Reli Setelah Suspensi Dibuka

Saham MKNT menambah kenaikan 190,91% dalam sepekan ke Rp32. Capaian itu memperpanjang reli dua pekan terakhir yang mengakumulasi kenaikan hingga 3.100%.

Pemicu utama lonjakan adalah keputusan BEI mencabut suspensi saham MKNT yang telah berlangsung lebih dari dua tahun. Regulator membuka suspensi setelah rencana aksi korporasi perseroan disetujui, berkaitan dengan masuknya pengendali baru serta sejumlah investor individu yang menanamkan investasi Rp1 triliun.

Kenaikan harga yang terlalu cepat sempat memaksa bursa mengambil langkah penghentian sementara. BEI menetapkan suspensi saham MKNT pada Jumat (6/11/2026) setelah harga mencatat kenaikan kumulatif yang signifikan.

AIMS Terangkat Kehadiran Andry Hakim

Di posisi kedua, saham AIMS melejit 125,96% dalam sepekan ke Rp1.175. Pemicu kenaikan adalah kehadiran Andry Hakim, investor yang juga dikenal sebagai pemengaruh atau influencer saham.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia menunjukkan Andry menguasai 2,3 juta saham AIMS atau setara 1,05% per 30 Oktober 2026. Kepemilikan itu cukup untuk menggerakkan minat pasar terhadap saham dengan kapitalisasi kecil tersebut.

Pola Pergerakan Saham Lapis Kedua

Dua saham teratas pada pekan ini menunjukkan karakter yang mirip: harga awal rendah, kapitalisasi pasar kecil, dan pemicu yang bersifat peristiwa ketimbang kinerja fundamental. MKNT bergerak dari level Rp32 setelah suspensi panjang, sementara AIMS menembus Rp1.175 dari basis harga yang jauh lebih rendah.

Bagi investor, pola semacam ini membawa risiko likuiditas yang tinggi. Kenaikan ratusan persen dalam hitungan hari biasanya diikuti fluktuasi tajam, terutama ketika jumlah saham beredar yang likuid terbatas dan kepemilikan terkonsentrasi pada segelintir pihak.

BEI sendiri memiliki kewenangan menetapkan suspensi bila terjadi kenaikan harga kumulatif yang tidak wajar, seperti yang sudah diterapkan pada MKNT. Aturan tersebut menjadi pengingat bahwa pengawasan bursa terhadap pergerakan ekstrem tetap berjalan.

IHSG Tertekan Tipis di Tengah Aksi Beli Selektif

Pelemahan IHSG sebesar 0,13% sepanjang pekan mencerminkan tekanan yang relatif terbatas pada indeks secara keseluruhan. Arus dana tampak terkonsentrasi pada saham-saham tertentu alih-alih menyebar merata ke seluruh sektor.

Kondisi itu lazim terjadi ketika sentimen makro belum cukup kuat untuk mendorong indeks, tetapi masih ada modal yang mencari peluang jangka pendek di emiten dengan katalis spesifik. Dua emiten dengan katalis paling menonjol pekan ini adalah MKNT dan AIMS.

Bagi pelaku pasar, daftar top gainers semacam ini lebih tepat dibaca sebagai cermin perburuan katalis ketimbang gambaran kesehatan pasar secara menyeluruh. Indeks yang turun tipis dengan segelintir saham melonjak menunjukkan selektivitas tinggi, bukan penguatan yang merata.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks