Pencarian

Wali Kota Bitung Hengky Honandar Raih PWI Sulut Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Maritim

Minggu, 08 November 2026 • 06:02:01 WIB
Wali Kota Bitung Hengky Honandar Raih PWI Sulut Award 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Maritim
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menerima PWI Sulut Award 2026 kategori ekspor dan ekonomi maritim.

BITUNG — Penilaian PWI Sulut terhadap Hengky Honandar dilakukan lewat pengamatan para jurnalis yang meliput perkembangan pemerintahan di Kota Bitung. Hasil pengamatan itu kemudian dibahas dalam penetapan nominasi sebelum nama Wali Kota Bitung ditetapkan sebagai penerima kategori ekspor dan ekonomi maritim.

Malam penganugerahan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan regional. Selain Ahmad Munir, hadir Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Ketua PWI Sulut Sintia Bojoh bersama jajaran, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, serta Kapolda Sulut.

PWI Sulut Awards Digelar untuk Pertama Kali

Ketua PWI Sulut Sintia Bojoh menyebut ajang penghargaan ini baru pertama kali dilaksanakan di provinsi tersebut. Menurutnya, penilaian dilakukan melalui sejumlah kriteria yang disusun panitia.

"Ini pertama kali dilaksanakan. Dan atas nama PWI Sulut saya mengucapkan selamat datang kepada semua kepala daerah," kata Sintia dalam sambutannya.

Ia menambahkan, penghargaan itu menjadi kebanggaan bagi pengurus dan panitia. Sintia menyatakan pihaknya meyakini penilaian nominasi kepada mitra kerja pemerintah daerah sudah sesuai kinerja peliputan jurnalis di lapangan.

PWI Sebut Anggotanya Hampir 40 Ribu di Seluruh Indonesia

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir dalam sambutannya menegaskan posisi organisasi yang dipimpinnya. PWI disebut lahir pada 9 Februari 1946 dan kini beranggotakan hampir 40 ribu orang di seluruh Indonesia.

"Karena PWI ini sebagai wartawan pejuang. DNA PWI adalah pejuang. Sejarah, banyak wartawan PWI yang waktu itu bersama pahlawan berjuang. Dan DNA itu yang kita rawat dan jaga," ungkap Ahmad Munir.

Ia mengajak pemerintah dan masyarakat bersinergi merawat demokrasi melalui karya jurnalistik yang mendidik dan mencerdaskan. Menurutnya, tugas itu baru bermanfaat bagi publik jika dikerjakan dengan integritas.

Media Sosial Jadi Tantangan, Informasi Terverifikasi Jadi Jawaban

Ahmad Munir menyoroti derasnya informasi di media sosial yang dinilai sudah berlebihan. Kondisi itu, kata dia, membuka ruang bagi siapa saja untuk menyebarkan konten tanpa verifikasi.

"Tetapi ketika masyarakat butuh informasi lurus, maka obatnya adalah informasi yang benar, akurat dan terverifikasi yang dikerjakan secara profesional oleh wartawan," kata Ahmad Munir.

Ia menyebut karya jurnalistik berperan sebagai oksigen, obat, dan energi bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang sehat. PWI, lanjutnya, masih memiliki tugas berjuang demi persatuan dan kemajuan bangsa.

Gubernur Minta Pers Sulut Bentengi Daerah dari Berita Bohong

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memberi apresiasi atas terselenggaranya PWI Sulut Awards 2026. Ia menilai pers memegang peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pers Sulut harus menjadi benteng terdepan dalam menyajikan informasi serta membentengi daerah kita dari berbagai berita bohong," kata Yulius.

Gubernur mengajak wartawan di Sulawesi Utara bersinergi dengan TNI, Polri, dan masyarakat menjaga perdamaian daerah. Ia berharap penghargaan tersebut memicu semangat pers Sulut beradaptasi dengan era digital.

"Mari kita maju bersama demi Sulut sejahtera. Selamat kepada penerima award," tutup Gubernur.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulutnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks