Pencarian

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam

Sabtu, 07 November 2026 • 13:33:01 WIB
Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam
Menko Bahlil Lahadalia membantah tuduhan keterlibatan dalam dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

SULAWESI UTARA — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia membantah keras tuduhan keterlibatannya dalam dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Bantahan disampaikan di Ambon, Maluku, Sabtu (7/11/2026), usai melantik pengurus dan membuka Rapat Kerja DPD Partai Golkar. Bahlil memberi tenggat 3x24 jam bagi penyebar isu untuk meminta maaf atau menghadapi jalur hukum.

Ambon, Maluku — Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menyatakan dirinya justru termasuk pihak yang disadap. Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan pengurus Golkar Maluku, beberapa jam setelah isu penyadapan terhadap kepala negara ramai dibahas di grup percakapan WhatsApp.

Bahlil meminta Kepolisian Republik Indonesia mengusut tuntas kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan tidak memiliki kaitan apa pun dengan insiden yang kini ditangani Bareskrim Polri tersebut.

Dari Grup WhatsApp ke Tuduhan Politik

Isu bermula dari narasi seorang pengamat intelijen yang menyebut ada seorang ketua umum partai politik berada di kawasan Widya Chandra beberapa jam sebelum penangkapan tersangka penyadapan oleh Bareskrim Polri. Narasi itu kemudian digiring di grup-grup percakapan WhatsApp hingga mengarah ke nama Bahlil.

"Tadi pagi saya baca grup-grup WhatsApp menyatakan hal itu mengarah ke saya. Itu tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar," kata Bahlil.

Menurut Bahlil, spekulasi tersebut tidak memiliki bukti dan hanya memperkeruh suasana politik nasional. Ia menilai penyebaran opini liar di ruang publik berpotensi merusak iklim demokrasi yang sedang dijaga pemerintah.

Somasi 3x24 Jam dan Ancaman Pidana

Sebagai langkah hukum, Bahlil memberi tenggat 3x24 jam terhitung sejak Sabtu (7/11/2026) kepada pihak-pihak yang menyebarkan informasi bohong. Dalam tenggat itu, mereka diminta menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi terbuka.

Jika tenggat diabaikan, Bahlil akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Ia juga mendesak Polri mengungkap dalang penyebaran narasi fitnah sekaligus motif di balik penyadapan yang menimpa kepala negara.

"Terkait proses penyadapan ke kepala negara dan beberapa pihak, kami meminta pada kepolisian untuk mengusut tuntas hal tersebut. Berkaitan dengan hal itu, saya juga disadap," ujar Bahlil.

Imbauan Etika di Ruang Publik

Bahlil mengimbau masyarakat dan para pengamat menjaga etika dalam berpendapat. Ia menilai tuduhan tanpa dasar tidak hanya merugikan individu yang dituding, tetapi juga mengganggu stabilitas politik nasional.

"Kita ini negara demokrasi, tetapi juga demokrasi yang bermartabat. Jangan semua mengarah kepada fitnah, itu tidak bagus. Jadi polisi akan mengecek," pungkasnya.

Kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto kini menjadi perhatian publik setelah Bareskrim Polri menangkap seorang tersangka. Nama Bahlil muncul di tengah proses hukum yang belum tuntas, membuat posisinya sebagai menteri koordinator sekaligus ketua umum partai politik besar berada dalam sorotan.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks