Pencarian

Bayan Resources Jual 30,25% Saham ke Haji Isam Rp 26,1 Triliun

Minggu, 08 November 2026 • 13:33:31 WIB
Bayan Resources Jual 30,25% Saham ke Haji Isam Rp 26,1 Triliun
PT Bayan Resources Tbk melepas 30,25% sahamnya ke PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad senilai sekitar Rp 26,1 triliun.

SULAWESI UTARA — PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melepas 30,25% sahamnya ke PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam dengan nilai sekitar Rp 26,1 triliun. Direksi Bayan menegaskan pengalihan saham kepada pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad itu murni transaksi bisnis, tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menyampaikan penegasan itu mewakili Direktur Utama sekaligus pendiri Bayan Resources, Dato' Low Tuck Kwong, di sela acara BAYRUN for Charity 2026 di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 8 November 2026. Menurut Merlin, keputusan melepas sebagian kepemilikan kepada Jhonlin Baratama diambil secara terbuka dan melalui jalur yang wajar.

Transaksi ini menempatkan Jhonlin Baratama sebagai pemegang saham signifikan di salah satu produsen batu bara terbesar Indonesia. Nilainya membuat kesepakatan ini masuk jajaran transaksi paling besar di sektor pertambangan nasional.

Bermula dari Perjanjian 16 September 2026

Low Tuck Kwong bersama anaknya, Elaine Low, menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement) dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026. Perjanjian awal mencakup rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa perseroan.

Dalam perkembangan berikutnya, Jhonlin Baratama tercatat mengakuisisi 10.084.088.370 saham atau setara 30,25% kepemilikan. Nilai transaksinya sekitar Rp 26,1 triliun, dengan jumlah saham yang diserap sedikit melampaui rencana awal.

Alasan Low Tuck Kwong Memilih Haji Isam

Merlin menyebut Low Tuck Kwong telah lama mengenal reputasi Haji Isam di industri pertambangan. Kedekatan dengan sosok pengusaha asal Kalimantan Selatan itu menjadi pertimbangan tersendiri dalam memilih mitra.

"Reputasinya baik dan mengenal sosok Haji Isam baik sebagai partner bisnis," kata Merlin.

Ia menambahkan, kedua pihak berharap kerja sama ini memberi kontribusi positif bagi Indonesia. Harapan itu disampaikan baik oleh Low Tuck Kwong maupun Haji Isam.

"Harapan kedua belah pihak baik Dato dan juga Pak Haji, bersama-sama terus membawa hal yang positif bagi Indonesia," ujarnya.

Dampak ke Pemegang Saham Minoritas

Perubahan komposisi pemegang saham sebesar 30,25% adalah peristiwa material bagi perusahaan terbuka. Publik investor biasanya mencermati apakah aksi korporasi ini memicu kewajiban penawaran tender sukarela sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan.

Bayan Resources sendiri dikenal sebagai salah satu emiten batu bara dengan kapitalisasi pasar besar di Bursa Efek Indonesia. Struktur kepemilikan yang berubah signifikan bisa memengaruhi arah kebijakan dividen dan strategi ekspansi perseroan ke depan.

Mengapa Transaksi Ini Penting

Di tengah tekanan harga batu bara global dan meningkatnya tuntutan transisi energi, konsolidasi kepemilikan di sektor tambang menjadi sinyal tersendiri. Masuknya Jhonlin Baratama ke jajaran pemegang saham utama memperluas basis pemodal domestik di perusahaan yang selama ini lekat dengan nama Low Tuck Kwong.

Bagi publik, yang perlu dicermati adalah kelanjutan tata kelola perusahaan setelah masuknya pemegang saham baru. Transparansi proses, termasuk keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, akan menjadi ukuran utama apakah klaim "murni bisnis tanpa tekanan" benar-benar tercermin di lapangan.

Follow www.kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks