MINAHASA UTARA — Manado Marriott Resort & Spa menambah daftar resor bertaraf global di pesisir Likupang, salah satu destinasi prioritas pariwisata Sulawesi Utara. Pembukaan resmi dijadwalkan 12 Desember 2026, menjadikannya properti Marriott International pertama yang beroperasi di Kabupaten Minahasa Utara.
Resor ini berdiri di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, dengan luas lahan sekitar 30 hektare. Konsep arsitektur pesisir modern dipadukan material alami dan lanskap laut yang membentang di depan kawasan.
344 Kamar hingga Vila Privat di Tepi Laut Likupang
Fasilitas utama yang disiapkan mencakup 344 unit akomodasi. Rinciannya terdiri dari kamar berdesain elegan, suite lapang, hingga vila privat.
Dari sisi aksesibilitas, lokasi resor berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Bandara Internasional Sam Ratulangi dan 50 kilometer dari pusat Kota Manado. Posisi itu membuat resor menjadi titik awal untuk menjelajahi objek wisata di Sulawesi Utara.
Layanan spa dengan standar Marriott International melengkapi fasilitas resor. Tamu yang menginap bisa mengakses layanan relaksasi tersebut tanpa perlu keluar kawasan.
Bupati Joune Ganda: Target Wisatawan Kelas Dunia
Bupati Minahasa Utara dua periode, Joune J.E Ganda, menilai kehadiran resor ini memperkuat sektor pariwisata daerah. Menurut dia, sasaran tamu bukan hanya wisatawan lokal dan luar daerah, tetapi juga wisatawan kelas dunia.
"Kehadiran Manado Marriott Hotel & Spa di Minahasa Utara pastinya mendukung sektor pariwisata kita. Selain wisatawan lokal dan luar daerah, targetnya pasti para wisatawan kelas dunia, yang nantinya berdampak pada perputaran uang di daerah kita," ujar Bupati Joune Ganda.
Joune menyebut masuknya investasi bernilai triliunan rupiah dari jaringan hotel internasional sebagai bukti prospek daerah. Ia juga menyinggung pembangunan Medclub di Kecamatan Kema dan Shangri-la di Kecamatan Wori yang menyusul di kawasan yang sama.
Likupang Kini Punya Tiga Proyek Perhotelan Besar
Deretan proyek tersebut menempatkan Minahasa Utara sebagai salah satu kantong investasi hospitalitas di Sulawesi Utara. Bupati menilai daerahnya aman, kondusif, dan punya daya tarik pantai yang menjadi magnet bagi turis domestik maupun mancanegara.
Bagi warga Tanah Tonsea, dampak yang diharapkan adalah perputaran uang di tingkat lokal. Resor skala internasional biasanya menyerap tenaga kerja dari sekitar lokasi dan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di sekitarnya.
Manado Marriott Resort & Spa membuka kesempatan bagi wisatawan yang ingin menjadi tamu pertama. Pembukaan 12 Desember 2026 bertepatan dengan libur akhir tahun, periode yang biasanya ramai kunjungan ke Likupang.